Mataram – Universitas Cordova (UNDOVA) terus memperkuat langkah strategisnya dalam membangun ekosistem akademik yang menghargai dan melindungi hasil karya intelektual. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, UNDOVA berpartisipasi dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Sentra Kekayaan Intelektual (KI) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang mempertemukan perwakilan perguruan tinggi se-NTB ini berlangsung selama tiga hari, pada 9 hingga 11 Juni 2026, bertempat di Hotel Aston Inn Mataram.
Dalam agenda ini, Universitas Cordova mengutus Fajri Alfarizi, S.Kom., dari Divisi Percepatan Perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk menyerap berbagai pengetahuan teknis dan strategis. Keikutsertaan ini sangat krusial bagi universitas dalam upaya mewujudkan kampus berbasis HKI, di mana setiap inovasi, hasil riset, dan pengabdian masyarakat yang dihasilkan oleh dosen maupun mahasiswa mendapatkan perlindungan hukum yang optimal dan memiliki nilai daya saing yang tinggi.
Selama rangkaian pelatihan, delegasi UNDOVA mendapatkan pembekalan intensif mengenai kebijakan dan regulasi terbaru di bidang kekayaan intelektual. Selain pemahaman teori, pelatihan ini juga menitikberatkan pada aspek praktis melalui simulasi langsung pembuatan akun sistem layanan dan tata cara penginputan permohonan kekayaan intelektual. Materi teknis tersebut mencakup prosedur pendaftaran untuk berbagai kategori, mulai dari Hak Cipta, Merek, hingga perlindungan Paten dan Desain Industri, yang semuanya bertujuan untuk mempermudah fasilitasi bagi para inovator di lingkungan kampus.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga membahas mengenai strategi tata kelola Sentra KI yang efektif dan berkelanjutan. Dengan kompetensi yang diperoleh, Universitas Cordova berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan melalui program sosialisasi dan pendampingan internal bagi seluruh sivitas akademika. Upaya ini diharapkan dapat mendorong akselerasi perolehan HKI di lingkungan kampus, sehingga setiap karya yang lahir dari rahim UNDOVA tidak hanya terdokumentasi secara akademis, tetapi juga terlindungi secara legal dan siap untuk dihilirisasi demi kemaslahatan masyarakat luas.
Langkah partisipatif ini menegaskan posisi Universitas Cordova sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan industri. Dengan memperkuat peran Sentra KI, UNDOVA optimis dapat terus meningkatkan jumlah kekayaan intelektual yang terdaftar, yang pada akhirnya akan memperkuat reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional sebagai perguruan tinggi yang produktif dan inovatif.
![]()
