Taliwang – Universitas Cordova (UNDOVA) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyelenggarakan Seminar Penguatan Kesehatan Reproduksi bagi Mahasiswa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini berlangsung dengan diikuti oleh civitas akademika dan mahasiswa Universitas Cordova.
Seminar ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV Universitas Cordova, Maslia Qomar, S.T., MPPM., perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, serta sivitas akademika Universitas Cordova.
Menghadirkan narasumber Hj. Khairul Ummi, SST., M.Kes., dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB, seminar membahas berbagai aspek kesehatan reproduksi, mulai dari pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia muda, pencegahan perilaku berisiko, hingga peran mahasiswa sebagai agen edukasi di lingkungan kampus dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Cordova, Maslia Qomar, S.T., MPPM., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Universitas Cordova dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Menurutnya, sinergi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan mahasiswa.
“Harapan kami, output dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai kesehatan reproduksi sehingga mereka dapat menerapkan pola hidup sehat, menjaga diri, serta menjadi penyebar informasi yang benar di lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kerja sama antara Universitas Cordova dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Hj. Khairul Ummi menekankan bahwa kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan diri serta menghindari berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka.
Suasana seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Mahasiswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan reproduksi yang relevan dengan kehidupan mereka.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat Dwi Lapitarini, SKM., menyampaikan bahwa Universitas Cordova, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar penguatan sinergi di bidang kesehatan. Melalui kerja sama tersebut, berbagai program dan kegiatan kesehatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan akan melibatkan mahasiswa Universitas Cordova, baik sebagai peserta, relawan, maupun mitra edukasi di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Usai pelaksanaan seminar, kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Fasilitasi Kerja Sama dengan Mitra Kerja dalam Pelaksanaan Advokasi, Promosi, dan Komunikasi, Informasi, serta Edukasi (KIE) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai mitra lintas sektor, termasuk Universitas Cordova, sebagai langkah memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program-program kesehatan dan pembangunan keluarga di Kabupaten Sumbawa Barat.
Melalui kegiatan ini, Universitas Cordova berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, khususnya sektor kesehatan, dalam menghadirkan program-program edukatif yang mendukung terwujudnya mahasiswa yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai generasi penerus bangsa.
![]()