GANDENG WARGA, KKN UNIVERSITAS CORDOVA KEMBANGKAN TEH DAUN KELOR SEBAGAI PRODUK HERBAL DESA

Desa Tambak Sari, Sumbawa Barat – Mahasiswa Universitas Cordova yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tambak Sari menggagas inovasi berbasis potensi lokal dengan mengembangkan teh herbal daun kelor sebagai produk unggulan desa.

Tanaman kelor (Moringa oleifera) tumbuh subur hampir di seluruh pekarangan rumah warga dan lahan kosong desa. Namun, selama ini keberadaannya belum dimanfaatkan secara maksimal. Masyarakat hanya mengenal daun kelor sebagai sayuran biasa, bahkan sering dibiarkan tanpa pengolahan lanjutan.

Melihat potensi tersebut, para peserta KKN berinisiatif mengolah kelor menjadi produk bernilai tambah. Teh herbal daun kelor dipilih karena memiliki manfaat kesehatan yang tinggi serta potensi ekonomi bagi masyarakat.

proses pembuatan teh daun kelor

“Menurut saya ini sangat bermanfaat, karena potensi lokal tanaman kelor sangat berlimpah di sini. Ini bisa dijadikan produk herbal alami yang bermanfaat bagi kesehatan, sekaligus bernilai ekonomis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Tambak Sari,” ungkap Lutfi Phalifi, Ketua Kelompok KKN.

Teh daun kelor diketahui mengandung antioksidan tinggi, membantu proses detoksifikasi, serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan potensi besar ini, mahasiswa menggagas pelatihan bersama warga, mulai dari pemetikan daun muda, pencucian, pengeringan alami, hingga pengemasan teh kelor secara higienis dan sederhana.

Inspirasi program ini juga datang dari salah satu warga, Ibu Ati, yang sebelumnya pernah membuat teh daun kelor secara sederhana untuk konsumsi pribadi. Pengalaman Ibu Ati menjadi pintu masuk penting untuk mengembangkan produk ini secara lebih luas.

Kegiatan pelatihan dan edukasi yang dilakukan mahasiswa mendapat sambutan positif dari masyarakat. Produk teh kelor dinilai dapat menjadi produk unggulan desa yang berdampak ganda: dari sisi kesehatan maupun pemberdayaan ekonomi lokal, terutama melalui pengembangan usaha mikro berbasis produk herbal alami.

teh daun kelor

Sebagai langkah pengembangan lebih lanjut, mahasiswa KKN juga menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Universitas Cordova atau Cordova Halal Center. Pendampingan ini bertujuan untuk menstandarisasi proses produksi agar higienis dan memenuhi ketentuan halal.

Dengan adanya dukungan dari Cordova Halal Center, diharapkan produk teh daun kelor dari Desa Tambak Sari siap untuk dipasarkan secara lebih luas, baik secara lokal maupun regional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Cordova tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa perubahan positif yang nyata bagi masyarakat desa. Program KKN ini menjadi contoh nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menggali potensi lokal, serta menciptakan warisan kebermanfaatan jangka panjang.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *