Humas

Humas

Penandatangan MOU Digitalisasi Campus Universitas Cordova Dengan SEVIMA

Permudah Tata Kelola Kampus, Universitas Cordova Sumbawa Barat Gunakan GoFeeder Cloud
–
Bertempat di ruang pertemuan SEVIMA Wakil Rektor 2 bapak Rifki Fahmi., S.Kom menandatangani perjanjian kerjasama dengan SEVIMA untuk implementasi sistem informasi akademik GoFeeder dan GoSister Cloud. (15/8)
–
Implementasi GoFeeder Cloud ini merupakan bukti nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan Universitas Cordova Sumbawa  Barat kepada mahasiswa, seperti perbaikan tata kelola kampus, permudah penyebaran info-info kepada mahasiswa atau dosen, serta mempermudah perlaporan PDDikti yang menjadi kewajiban setiap kampus kepada pemerintah.
–
Universitas Cordova Sumbawa Barat menjadi perguruan tinggi  pertama di  pulau Sumbawa yang akan menjadi pionir perubahan tata kelola kampus yang tertib dan efesien di NTB dan NTT.

Statuta Universitas Cordova

Statuta Universitas Cordova Tahun 2018 merupakan peraturan dasar yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan dan pengelolaan Universitas Cordova yang ditetapkan oleh Yayasan Wakaf Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Statuta ini mengatur berbagai aspek penting, mulai dari landasan, visi, misi, tujuan, serta struktur organisasi universitas yang meliputi peran yayasan, rektor, senat universitas, fakultas, dan unit pendukung lainnya. Selain itu, statuta ini juga mengatur pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, termasuk pengelolaan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, sistem akademik, kerja sama, serta pengelolaan keuangan dan sarana prasarana. Dengan adanya statuta ini, Universitas Cordova memiliki pedoman resmi dalam menjalankan tata kelola perguruan tinggi yang terarah, efektif, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 





Selengkapnya

LPJK Jalin Kerjasama dengan Fakultas Tekhnik Universitas Cordova

Kabar NTB. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) NTB melaksanakan penandatanganan MoU kerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Cordova Beserta 7 Universitas Lain di NTB.

Penandatanganan MoU itu dilaksanakan disela-selan kegiatan Seminar Penerapan Teknologi Konstruksi “Penyiapan Air Baku untuk Mendukung Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika”, Rabu 21 Maret 2018 di UNIZAR Mataram. Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai mengatakan penandatanganan MoU Fakultas Teknik Universitas Cordova beserta 7 Universitas Lainnya  di NTB ini, akan mendorong kemajuan jasa kontruksi di NTB khususnya segi penelitian konstruksi.

“MoU ini diharapkan akan melahirkan teknologi penyediaan air baku di KEK Mandalika. Teknologi ini dibutuhkan karena kedepan kebutuhan akan air bersih di kawasan mega proyek tersebut akan semakin tinggi,” ujar Ruslan.

Sementara Sekda NTB, H Rosyadi Sayuti yang membuka kegiatan seminar tersebut, mengataka saat ini seluruh tenaga professional termasuk tenaga konstruksi dituntut untuk memiliki sertifikasi. Karena dengan adanya sertifikasi, tenaga konstruksi yang ada di Indonesia, termasuk NTB mampu bersaing di kancah nasional dan internasional.

“Sertifikasi terhadap tenaga konstruksi mutlak harus dilakukan, karena dengan hal itu akan menjadi salah satu acuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan, baik di tingkat lokal, nasional bahkan di luar negeri,” jelas Sekda.

Karena itu, Sekda berpesan agar LPJK, baik pusat dan daerah harus mengambil peran dalam melahirkan tenaga konstruksi yang handal dan bersertifikasi.

Sekda juga mengharapkan, tenaga konstruksi yang ada di NTB bisa menjadi bagian penting dalam proses pembangunan yang ada. Salah satunya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK), sebagai salah satu mega proyek yang dikerjakan di NTB saat ini.

“Kita berikan pelatihan agar mampu bersaing dengan orang luar bahkan dengan tenaga kerja asing. Jangan sampai orang lokal jadi penonton saja,” imbuhnya.

Untuk itu, komunikasi yang efektif harus terus dibangun antara LPJK NTB dengan ITDC. Agar semua potensi yang bisa mengangkat daerah dapat dimanfaatkan dengan maksimal.(EZ)

Peraturan Rektor No. 01 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan UNDOVA

Peraturan Rektor Universitas Cordova Nomor 01 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan merupakan pedoman yang mengatur tata cara perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Universitas Cordova. Peraturan ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik maupun nonakademik. Di dalamnya diatur sumber-sumber pendapatan universitas, mekanisme penyusunan anggaran, penggunaan dan pencairan dana, serta sistem pelaporan dan pengawasan keuangan oleh unit-unit terkait. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan pengelolaan keuangan di Universitas Cordova dapat berjalan secara profesional dan sesuai dengan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik.





Selengkapnya

Tim Universitas Mercubuana Kunjungi Undova

Tim dari universitas Mercu Buana, Jakarta, Rabu 12 Juli 2017, menyambangi Universitas Cordova (Undova) Indonesia di Sumbawa Barat (KSB).

Kedatangan tim ini dalam rangka pelaksanaan program asuh perguruan tinggi unggul tahun 2017. Kegiatan yang dipusatkan di gedung rektorat Undova itu diikuti seluruh dosen dan beberapa perwakilan mahasiswa. Tim tersebut dikomandoi langsung Prof. Ngadino Surip, MS, wakil rektor pembelajaran, ristek dan kemahasiswaan dan Dr. Purwanto SK, wakil rektor kelembagaan dan sumber daya Universitas Mercu Buana.

‘’Untuk bisa menjadi universitas unggul ada beberapa hal penting yang harus dipenuhi. Termasuk masalah akreditasi, ini sudah menjadi sebuah kewajiban,’’ jelas Prof. Ngadino Surip.

Untuk mewujudkan akreditasi, diakuinya ada banyak hal yang harus dipenuhi. Jika sudah mendapat akreditasi C, pengelola universitas harus berupaya bagaimana bisa meningkatkan status akreditasi. Misalnya, dari C ke B.

“Untuk bisa sampai kesana, itu ada syaratnya,’’ tandasnya.

Selain akreditasi, sambungnya, kesehatan organisasi juga menjadi salah satu penunjang penting untuk mewujudkan sebuah universitas unggulan. Kesehatan organisasi itu salah satunya ditunjukkan dengan kelulusan mahasiswa tepat waktu.

“Untuk bisa mencapai hal tersebut, membutuhkan peranan semua pihak. Terutama pimpinan yang ada di universitas. ‘Ini harus menjadi prioritas. Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu kunci utama,’’ paparnya.

Sementara Dr. Purwanto, menyampaikan, untuk bisa mengembangkan organisasi harus punya mimpi. Salah satunya akreditasi, yang saat ini sudah menjadi sebuah keharusan.

Mimpi tersebut, katanya, harus terencana, terukur dan terlaksana. Untuk sampai ke tingkatan tersebut, setiap universitas harus secara terus menerus melakukannya.

‘’Memang semuanya membutuhkan proses. Tapi ini salah satu cara untuk mencapai tujuan. Bagaimana caranya, usaha dulu baru mendapatkan hasil,’’ tambahnya. (EZ)

Wisudawan Kelahiran Bali Ini, Raih Predikat Terbaik Di Undova

KabarNTB – Putra kelahiran Bali, Ahmad Rokib, S.P mengukir prestasi gemilang sebagai Wisudawan terbaik di Kampus Universitas Cordova Sumbawa Barat, dalam Wisuda ke – V Undova yang berlangsung, Sabtu (13/2/16) di gedung Al-Hamra.

Putra pasangan Saifuddin dan Supiyati kelahiran Melaya Kabupaten Jembrana Bali 10 Oktober 1991 ini, meraih predikat Cum Laude dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3.81 pada Fakultas Pertanian Program Study Agribisnis.

Kepada KabarNTB, Ahmad Rokib yang kini berdomisili di Desa Kokarlian Kecamatan Poto Tano menceritakan, bahwa prestasi yang diraih ini berkat disiplin dan ketekunan dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Menurutnya, ketertarikan menuntut ilmu di Fakultas Pertanian dengan jurusan Agribisnis di Undova untuk menambah bekal ilmu dalam menjalankan bisnis yang digelutinya yakni jual beli ternak Kambing di Desa tempat tinggalnya.

“ Saya menggeluti bisnis jual beli ternak kambing sejak duduk dibangku SMA, setelah tamat saya kuliah karena alasan utama rasanya memiliki usaha dan penghasilan tanpa ilmu yang memadai tidak pas, dan menuntut ilmu juga menjadi tuntunan rasul,”ungkapnya.

Dalam meraih predikat terbaik ini, Ahmad mengaku tidak memiliki rencana khusus, yang terpenting menurutnya disiplin terutama dalam membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah.

“ Kalau saat belajar ya saya harus belajar, masalah pekerjaan juga tetap jalan karena memang bisnis itu kan waktunya fleksibel jadi tidak terganggu,” katanya.

Setelah tamat kuliah, Ahmad mengaku sejauh ini belum memiliki rencana melanjutkan studi yang terpenting saat ini menurutnya, bagaimana membantu orang tua dengan bekal ilmu yang dimiliki dapat dikembangkan dalam bisnis yang digelutinya.

Bicara masalah bisnis ternak, Ahmad berpandangan cukup potensial di KSB, ia pun mengangkat analis pendapatan peternak kambing di Desa Kokarlian KSB dalam skripsinya, dalam pandangannya bisnis ternak cukup menggiurkan selain waktu yang fleksibel juga potensi penghasilan yang lumayan.

“ Rugi jika anak muda tidak mau berbisnis ternak, asal mau hasilnya lumayan,”ujarnya.

Menyinggung kesan selama kuliah di Undova, Ahmad mengatakan merasa senang bisa kuliah di Undova, menurutnya semua fasilitas seperti perpustakaan dirasakan cukup begitu juga tenaga pengajar memadai, namun demikian kedepan bisa ditingkatkan lagi terutama kedisiplinan tenaga pengajar.

“ Yang paling penting sebenarnya adalah disiplin sebagai mahasiswa, kalaupun perlengkapan semua lengkap, kalau kita sebagai mahasiswa juga tidak disiplin dalam belajar juga percuma,” demikian kata Ahmad Rokib.(K-1)

Wisudawan Undova Asal Lotim & Banyuwangi Punya Skripsi Terbaik

KabarNTB – Sebanyak tujuh Wisudawan Universitas Cordova (Undova) Sumbawa Barat yang memiliki skripsi terbaik pada masing –masing program studi, dua diantaranya berasal dari Wisudawan luar Pulau Sumbawa, mereka berasal dari Lombok Timur dan Banyuwangi Jawa Timur.

Kedua Wisudawan yang dimaksud yakni, Deni Harmoko,S.Pd Program Studi Pendidikan Biologi asal Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur dengan judul skripsi Efektifitas pembelajaran IPA menggunakan model terpadu tipe connected bervisi sets dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP Al-Ikhlas Taliwang, kemudian Zaenuddin, S.P program studi Agribisnis asal Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur dengan judul skripsi Analisis usaha dan pemasaran telur ayam ras di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sedangkan kelima wisudawan lainnya yang memiliki skripsi terbaik yakni Muliadi, S.E Program Studi Ekonomi Pembangunan asal Desa Mapin Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa dengan judul skripsi Analisis daya saing industry pariwisata di Kabupaten Sumbawa Barat untuk meningkatkan ekonomi daerah, kemudian ada Lili Sulastri A.Hakim, S.T Program Studi Tekhnik Informatika, Lili ini berasal dari Desa Beru Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, dengan judul skripsi aplikasi pembayaran pajak bumi dan bangunan di Kantor Desa Beru Kecamatan Jereweh menggunakan SMS Gateway.

Selanjutnya dari Program Studi Tekhnik Pertambangan ada Wisudawan Munawir Haris,S.T asal Desa Mura Kecamatan Brang Ene KSB dengan judul skripsi peningkatan nilai kalori batubara peringkat rendah dengan menggunakan oli bekas pada power plant PT.Newmont Nusa Tenggara KSB, dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Wisudawan Anri Susana,S.Pd berhasil meraih skripsi terbaik, Ana yang berasal dari Desa Benete Kecamatan Maluk memiliki judul skripsi An error Analysis of using punctuations in English texts : A case study at the second grade students of SMPN 4 Brang Rea in Academic Year 2015/2016.

Kemudian dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Firmansyah,S.IP yang berasal dari Taliwang KSB memiliki skripsi terbaik dengan judul partisipasi masyarakat Kecamatan Taliwang dalam Pilkada KSB periode 2015-2020.

Ketujuh Wisudawan yang memiliki skripsi terbaik dari masing-masing Program Studi ini mendapatkan penghargaan dari rektorat Undova, yang diserahkan oleh Dr. KH. Dihyatun Masqon, MA Ketua Umum Yayasan Wakaf Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, dalam Wisuda V Undova yang berlangsung di Gedung Al Hamra Undova, Sabtu (13/2/16).

Rektor Undova, Dr.KH.Zulkifli Muhadli,MM dalam sambutannya pada acara Wisuda kali ini menyampaikan apresiasi bagi sejumlah Wisudawan Undova khususnya yang berasal dari luar KSB.

Menurutnya Undova bukan hanya menjadi perguruan tinggi bagi masyarakat KSB namun Undova menjadi Kampus tujuan belajar dari Mahasiswa berbagai daerah. Hal ini membuktikan bahwa kwalitas Undova sesuai dengan hasil klasifikasi peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2015 oleh Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi RI yang menempatkan Undova dengan peringkat terbaik dari sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Pulau Sumbawa.

“ Saat ini Undova berada di papan tengah berdasarkan klasifikasi peringkat oleh kementerian, bisa dibilang terbaik di Pulau Sumbawa, namun juga masih lebih baik dari sejumlah perguruan tinggi di Pulau Lombok, target kita kedepan menjadikan Undova sebagai Perguruan Tinggi dalam urutan paling tidak 5 besar di NTB, hal ini tentu menjadi tugas kita bersama,”demikian kata Dr.KH.Zulkifli Muhadli.(K-1)

HUT Undova, Ikatan Alumni Akan Gelar Silaturrahmi

KabarNTB – Ikatan Alumni dan Keluarga Besar Universitas Cordova akan menggelar Silaturrahmi Nasional (Silatnas) pada pekan mendatang. Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan seluruh alumni Mahasiswa Universitas Cordova, Mahasiswa yang sebelumnya pernah menempuh pendidikan di Universitas Cordova dan Para Dosen beserta pengurus Universitas Cordova baik yang masih aktif sampai sekarang, maupun yang sudah tidak aktif di Universitas Cordova.

Seperti dihetahui bahwa Universitas Cordova Indonesia dari sejak didirikan pada tahun 2004, terhitung hingga sekarang telah mewisuda sekitar 671 mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat maupun yang datang dari luar Kabupaten Sumbawa Barat.

Melewati berbagai fase perkembangannya, memang banyak lika-liku yang dihadapi guna memantapkan komitmen dan eksistensi Undova dalam membangun dunia Pendidikan. Hal itu pun turut dirasakan oleh Mahasiswa selama kurang lebih 12 tahun ikut bergelut dalam dinamika aktifitas perkuliahan di Undova Indonesia.

Hingga saat ini keberadaannya telah dapat menunjukkan bahwa Undova Indonesia telah menjadi bagian dalam rangka membangun dunia Pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat di KSB khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Kegiatan tersebut nantinya akan mengambil tema “Saatnya Mahasiswa Undova mengambil peran strategis dalam lini pembangunan”. Tema tersebut ditentukan berdasarkan hasil rapat kerja Ikatan Alumni dan Keluarga Besar Universitas Cordova Indonesia, dengan mengakomodir masukan, analisa dan pemikiran para alumni terkait kondisi dan peran serta alumni dikancah pembangunan, dengan harapan ini akan menjadi semangat pemersatu untuk selalu berbenah.

Ditemui media, Ketua Ikatan Alumni dan Keluarga Besar Universitas Cordova Indonesia, Syahlan SE memafarkan bahwa, inisiasi dilaksanakannya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi almamater yang harus mendorong kami untuk mengambil peran dalam upaya membangun Universitas Cordova agar lebih baik lagi.

Undova Indonesia sebagai satu-satunya Universitas yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat, haruslah menjadi barometer pertumbuhan dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. Kemajuan sebuah daerah salah satu parameternya adalah aktifitas akademik yang berlangsung didalmnya, yang dalam hal ini dinamika perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi harus menjadi problem solver terhadap segala permasalahan yang ada di daerah, dengan menunjukkan kiprahnya baik dalam pengabdian secara langsung dalam perangkat pembangunan, maupun dalam bentuk ide pemikiran yang di lahirkan dalam bentuk kajian dan penelitian,” ungkap Lan Panggilan akrabnya.

Lan yang juga ketua DPM pertama Undova menerangkan bahwa Outout Undova Indonesia sekarang sudah banyak yang memberikan kontribusi rill dalam pembangunan di KSB, baik yang memegang posisi penting di pemerintahan, Perusahaan Swasta, dan LSM.

“Kedepannya ini harus tetap kita tingkatkan dan menularkan virus positif kepada masyarakat dan mahasiswa khususnya bahwa kualitas perguruan tinggi yang ada di KSB ini mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di luar KSB, “ terang Lan.

Sementara itu ketua Panitia Kegiatan Silaturrahmi Nasional Alumni dan Keluarga Besar Universitas Cordova Indonesia, Reza Fahlevi menjelaskan bahwa hingga saat ini persiapan sudah pada tahapan konsolidasi Alumni, dan finalisasi konsep kegiatan.

“Ini harus dipersiapkan dengan matang, karena pada kegiatan Silatnas nantinya bukan hanya sekedar kegiatan ceremonial reuni saja, tetapi juga akan dimantapkan program kerja alumni, dalam rangka turut andil dalam setiap program Undova Indonesia dalam mewujudkan visi misi Undova kedepannya. insyaAllah kegiatan tersebut nantinya kita akan laksanakan pada awal Bulan Februari, dan akan menghadirkan pembicara nasional,” ungkap Reza.(Roy)