Kategori Seputar Kampus

Penandatangan MOU Digitalisasi Campus Universitas Cordova Dengan SEVIMA

Permudah Tata Kelola Kampus, Universitas Cordova Sumbawa Barat Gunakan GoFeeder Cloud
–
Bertempat di ruang pertemuan SEVIMA Wakil Rektor 2 bapak Rifki Fahmi., S.Kom menandatangani perjanjian kerjasama dengan SEVIMA untuk implementasi sistem informasi akademik GoFeeder dan GoSister Cloud. (15/8)
–
Implementasi GoFeeder Cloud ini merupakan bukti nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan Universitas Cordova Sumbawa  Barat kepada mahasiswa, seperti perbaikan tata kelola kampus, permudah penyebaran info-info kepada mahasiswa atau dosen, serta mempermudah perlaporan PDDikti yang menjadi kewajiban setiap kampus kepada pemerintah.
–
Universitas Cordova Sumbawa Barat menjadi perguruan tinggi  pertama di  pulau Sumbawa yang akan menjadi pionir perubahan tata kelola kampus yang tertib dan efesien di NTB dan NTT.

LPJK Jalin Kerjasama dengan Fakultas Tekhnik Universitas Cordova

Kabar NTB. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) NTB melaksanakan penandatanganan MoU kerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Cordova Beserta 7 Universitas Lain di NTB.

Penandatanganan MoU itu dilaksanakan disela-selan kegiatan Seminar Penerapan Teknologi Konstruksi “Penyiapan Air Baku untuk Mendukung Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika”, Rabu 21 Maret 2018 di UNIZAR Mataram. Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai mengatakan penandatanganan MoU Fakultas Teknik Universitas Cordova beserta 7 Universitas Lainnya  di NTB ini, akan mendorong kemajuan jasa kontruksi di NTB khususnya segi penelitian konstruksi.

Tim Universitas Mercubuana Kunjungi Undova

Tim dari universitas Mercu Buana, Jakarta, Rabu 12 Juli 2017, menyambangi Universitas Cordova (Undova) Indonesia di Sumbawa Barat (KSB).

Kedatangan tim ini dalam rangka pelaksanaan program asuh perguruan tinggi unggul tahun 2017. Kegiatan yang dipusatkan di gedung rektorat Undova itu diikuti seluruh dosen dan beberapa perwakilan mahasiswa. Tim tersebut dikomandoi langsung Prof. Ngadino Surip, MS, wakil rektor pembelajaran, ristek dan kemahasiswaan dan Dr. Purwanto SK, wakil rektor kelembagaan dan sumber daya Universitas Mercu Buana.

‘’Untuk bisa menjadi universitas unggul ada beberapa hal penting yang harus dipenuhi. Termasuk masalah akreditasi, ini sudah menjadi sebuah kewajiban,’’ jelas Prof. Ngadino Surip.

Untuk mewujudkan akreditasi, diakuinya ada banyak hal yang harus dipenuhi. Jika sudah mendapat akreditasi C, pengelola universitas harus berupaya bagaimana bisa meningkatkan status akreditasi. Misalnya, dari C ke B.

“Untuk bisa sampai kesana, itu ada syaratnya,’’ tandasnya.

Selain akreditasi, sambungnya, kesehatan organisasi juga menjadi salah satu penunjang penting untuk mewujudkan sebuah universitas unggulan. Kesehatan organisasi itu salah satunya ditunjukkan dengan kelulusan mahasiswa tepat waktu.

“Untuk bisa mencapai hal tersebut, membutuhkan peranan semua pihak. Terutama pimpinan yang ada di universitas. ‘Ini harus menjadi prioritas. Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu kunci utama,’’ paparnya.

Sementara Dr. Purwanto, menyampaikan, untuk bisa mengembangkan organisasi harus punya mimpi. Salah satunya akreditasi, yang saat ini sudah menjadi sebuah keharusan.

Mimpi tersebut, katanya, harus terencana, terukur dan terlaksana. Untuk sampai ke tingkatan tersebut, setiap universitas harus secara terus menerus melakukannya.

‘’Memang semuanya membutuhkan proses. Tapi ini salah satu cara untuk mencapai tujuan. Bagaimana caranya, usaha dulu baru mendapatkan hasil,’’ tambahnya. (EZ)