Taliwang – Universitas Cordova (Undova) menggelar Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy (PPKA) 2025 pada Kamis (4/9/2025) di Auditorium Al-Hamrah. Kegiatan ini diikuti oleh 223 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga luar negeri.
Dari jumlah tersebut, 216 mahasiswa berasal dari Nusa Tenggara Barat, 2 dari Jawa Timur, 1 dari Jawa Barat, 1 dari Nusa Tenggara Timur, 1 dari Riau, 1 dari Maluku, serta 1 mahasiswa asal Kota Madinah. Kehadiran mahasiswa dari berbagai provinsi hingga mancanegara ini menunjukkan bahwa Universitas Cordova semakin mendapat perhatian di tingkat nasional bahkan internasional.
Pembukaan oleh Rektor
Acara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Cordova, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, B.A., S.H., M.M., didampingi jajaran pimpinan universitas. Turut hadir Wakil Rektor II Rifki Fahmi, S.Kom., WR III Junaidi Efendi, S.T., M.T., WR IV Maslia Qomar, S.T., MPPM., Ketua Yayasan Wakaf Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang H. M. Afif Lillah, S.E., M.M., para kepala biro, dekan fakultas, ketua program studi, dosen, serta civitas akademika Undova.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa Universitas Cordova bukan sekadar universitas kecil di daerah, melainkan memiliki visi nasional. Beliau juga berpesan agar mahasiswa baru bersungguh-sungguh menimba ilmu, aktif berorganisasi, dan memanfaatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai bekal untuk masa depan.
Pesan Ketua Yayasan
Ketua Yayasan Wakaf Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, H. M. Afif Lillah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Cordova hadir dengan misi melahirkan generasi berilmu yang menguasai agama, bahasa, dan teknologi. Ia menekankan bahwa Undova bertujuan mencetak pemimpin, pengusaha, cendekiawan, serta perempuan salehah yang siap membangun peradaban.
Materi Hari Pertama
Hari pertama PPKA diisi dengan berbagai materi pembekalan:
-
Anton, S.P., M.P. (Kepala Bidang Administrasi Akademik) menyampaikan materi tentang sejarah Undova, akreditasi, sistem akademik (SKS, KKN, PKL, PPL, skripsi hingga yudisium), serta pentingnya pelayanan administrasi yang prima.
-
Junaidi Efendi, S.T., M.T. (WR III Bidang Kemahasiswaan) menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dari perkuliahan dan soft skill dari organisasi. Mahasiswa didorong aktif mengikuti UKM untuk mengembangkan potensi, komunikasi, dan prestasi non-akademik.
-
Abdul Majid, S.I.P. (Kepala BAUK) menjelaskan layanan keuangan, termasuk sistem pembayaran SPP berbasis website yang memudahkan mahasiswa. Ia juga menyinggung peran rapat komite tahunan dalam perencanaan anggaran untuk mendukung kegiatan mahasiswa dan fasilitas kampus.
-
Maslia Qomar, S.T., MPPM. (WR IV Bidang Kerjasama dan Inovasi) membahas pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri. Saat ini Undova telah menjalin lebih dari 100 kerjasama. Ia juga memperkenalkan inovasi kampus, seperti perpustakaan digital dan layanan kampus berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa generasi Z.
-
Dr. Wiliam Jonatan (BNN) menutup materi dengan pembahasan tentang bahaya narkotika. Ia menekankan pentingnya pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi agar mahasiswa terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
Membangun Generasi Unggul
Melalui kegiatan PPKA 2025 ini, Undova tidak hanya mengenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting sebagai bekal menempuh pendidikan tinggi. Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah bahkan luar negeri semakin menegaskan peran Universitas Cordova sebagai kampus yang terus berkembang menuju standar nasional dan internasional.
![]()