Desa Labuhan Kertasari, Sumbawa Barat – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cordova (UNDOVA) yang tengah menjalankan program pengabdian di Desa Labuhan Kertasari melaksanakan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, Jumat, 18 Juli 2025.
Langit sore yang mendung tak menyurutkan semangat kolaborasi di pesisir barat Pulau Sumbawa. Ratusan tangan dari berbagai elemen masyarakat bergandengan dalam semangat penghijauan, menanam 100 bibit mangrove di pesisir Desa Labuhan Kertasari. Kegiatan ini bukan sekadar aksi tanam pohon, melainkan langkah kecil yang sarat makna untuk menyelamatkan wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Inisiatif pelestarian lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi lintas elemen yang kuat dan harmonis. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cordova (Undova) tahun 2025 bersama Komunitas Bakti Nusa Tenggara Barat (BNTB) dan Karang Taruna Desa Labuhan Kertasari menjadi motor penggerak kegiatan penanaman mangrove di pesisir barat Sumbawa Barat. Tak hanya terbatas pada pihak penyelenggara, kegiatan ini juga berhasil menggugah partisipasi luas dari masyarakat setempat, relawan lingkungan, hingga anak-anak desa yang dengan antusias ikut menanam langsung di pesisir.
Kekuatan inisiatif ini semakin terasa dengan hadirnya dukungan dari berbagai sektor, seperti PT Bumi Pasir Mandiri, PLN UPK Tambora, Mocean Dive Resort, Whales & Waves, Living On Air, Bukit Samudera, dan Kertasari Lounge. Kehadiran para tokoh desa turut menambah semangat, di antaranya Ketua BPD Syamsul Rizal, S.T. yang mewakili Kepala Desa, serta anggota PKK, tokoh masyarakat, dan para pemuda. Sinergi semua pihak ini menjadi simbol kuat bahwa upaya menjaga lingkungan harus dibangun bersama, tanpa memandang latar belakang.
Meskipun kegiatan ini berlangsung tanpa seremoni resmi atau panggung megah, suasana yang tercipta justru dipenuhi oleh kehangatan dan ketulusan. Setiap peserta hadir bukan untuk disorot, melainkan untuk berkontribusi secara nyata. Mereka menyatu dalam satu tujuan bersama: menyelamatkan pesisir Desa Labuhan Kertasari dari ancaman abrasi, bukan dengan wacana, melainkan melalui aksi langsung di lapangan. Inilah bentuk kepedulian yang sesungguhnya, sederhana, tulus, dan penuh makna.
Ketua KKN Universitas Cordova (Undova) 2025, Afdal Ade Putra, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, khususnya pesisir Desa Kertasari yang terus terancam abrasi. Dalam pernyataannya, Afdal mengungkapkan kegelisahan yang dirasakan oleh tim KKN saat menyaksikan langsung dampak abrasi di wilayah tersebut.
“Kami melihat abrasi di Kertasari sebagai masalah nyata yang tidak bisa dibiarkan. Kami bertanya pada diri kami: apa yang bisa kami lakukan sebagai mahasiswa? Penanaman mangrove ini mungkin sederhana, tapi kami percaya ini adalah awal dari kesadaran bersama,” ujarnya.
Mangrove-mangrove muda yang tertanam hari itu menjadi simbol perlawanan terhadap abrasi sekaligus benih harapan. Akar-akarnya akan tumbuh menguatkan garis pantai, sementara kolaborasi ini menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, asal dilakukan bersama.
![]()