Rabu, 2 Juli 2025, menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bertempat di Masjid Agung Darussalam, Taliwang, kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Barat periode 2022–2027 resmi dilantik. Namun, ada yang istimewa dari pelantikan kali ini. Jajaran pengurus yang baru didominasi oleh para akademisi dan intelektual dari Universitas Cordova (UNDOVA), menandai dimulainya era baru sinergi antara ulama dan kaum cendekiawan di Bumi Pariri Lema Bariri.
Pelantikan yang dirangkai dengan peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum MUI Provinsi NTB, Prof. Dr. Subhan Acim, MA. Suasana semakin khidmat saat para pengurus yang baru mengucapkan ikrar, sebuah janji untuk mengemban amanah besar dalam membimbing umat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., unsur Forkopimda, serta tokoh ulama kharismatik yang juga pendiri Universitas Cordova, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, S.H., M.M.
Masuknya sejumlah besar dosen Universitas Cordova ke dalam struktur MUI KSB bukanlah sekadar pengisian jabatan. Ini adalah sebuah langkah strategis yang menyuntikkan energi intelektual dan pendekatan modern ke dalam lembaga keulamaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuat program-program MUI lebih terstruktur, berbasis data, dan relevan dengan tantangan zaman.
Kehadiran para akademisi ini dipandang akan membawa nuansa baru, mulai dari perumusan fatwa yang kontekstual hingga strategi dakwah yang mampu menjangkau generasi milenial. Universitas Cordova, sebagai satu-satunya universitas di KSB, memegang peran penting sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, dan kini kontribusinya meluas hingga ke ranah keagamaan formal.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr. Tgh. Burhanudin SGH, kepengurusan MUI KSB periode ini diperkuat oleh tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan yang solid dari Universitas Cordova. Tokoh sentral Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli didapuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, peran yang sangat strategis untuk memberikan arahan dan nasihat bijak.
Jajaran Dosen Universitas Cordova di Kepengurusan MUI KSB:
Ketua Dewan Pertimbangan: Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, S.H., M.M.
Anggota Dewan Pertimbangan: KH. Amir Ma’ruf Husein, S.Pd.I., M.M.
Ketua I : Dr. Mujahid Imaduddin, S.H.I., M.Ag.
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat: Muhammad Imran, S.H.I., M.A., M.H.
Ketua Komisi Komunikasi dan Publikasi: Roy Marhandra, S.E., M.Sos.
Sekretaris Komisi Fatwa: Muhammad Mufti Imam S., S.Pd.I., M.Pd.
Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat: Afif Lillah, S.E., M.M.
Anggota Komisi Pendidikan Kaderisasi dan Seni Budaya: Jajang Harus Andi, S.E., M.Pd.
Anggota Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat: Sofian Hadi, S.Pd., M.Ag.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus. Beliau menekankan bahwa menjadi pengurus MUI adalah sebuah pengabdian mulia yang menuntut keikhlasan dan tanggung jawab besar.
“Kesiapan Bapak Ibu menjadi pengurus MUI KSB merupakan hal yang luar biasa. Saya tertegun mendengar isi ikrar yang disampaikan, ternyata tugas dan tanggung jawab MUI ini sangat besar. Insya Allah, dengan sisa periode ini, MUI KSB akan memberikan lebih banyak manfaat bagi Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Bupati.
Beliau menaruh harapan besar pada kolaborasi ulama dan intelektual ini untuk menjawab berbagai tantangan umat serta menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah yang berakhlak mulia.
Arah dan Fokus Kerja MUI KSB ke Depan
Dengan komposisi pengurus yang kaya akan keahlian, MUI KSB diharapkan dapat menjalankan program-program yang lebih berdampak. Beberapa fokus utamanya antara lain:
Dakwah Modern: Memanfaatkan keahlian di bidang komunikasi dan teknologi untuk menyebarkan dakwah yang damai dan mudah diterima semua kalangan.
Pemberdayaan Ekonomi Umat: Merancang program ekonomi yang aplikatif dan berkelanjutan, didukung oleh para ahli di bidangnya.
Pendidikan dan Kaderisasi: Mencetak kader-kader ulama masa depan yang memiliki wawasan keagamaan yang mendalam sekaligus pemahaman modern.
Rujukan Umat: Menjadi sumber rujukan utama bagi masyarakat dalam menghadapi persoalan-persoalan keagamaan kontemporer.
Pelantikan ini adalah momentum optimisme. Perpaduan antara hikmah para ulama dan energi intelektual dari Universitas Cordova diharapkan mampu membawa MUI Sumbawa Barat menjadi lembaga yang lebih progresif, solutif, dan dicintai oleh umatnya.
![]()