“Tentang Pendidikan dan Masa Depan Islam”: Dosen Universitas Cordova Tawarkan Solusi Kritis untuk Pendidikan di Era Modern

TALIWANG – Di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan global, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi. Namun, adaptasi sering kali diartikan sebagai pengejaran kecakapan teknis semata, sementara nilai-nilai moral dan spiritual perlahan tergerus. Menjawab kegelisahan ini, seorang dosen dari Universitas Cordova, Sofian Hadi, S.Pd., M.Ag., menerbitkan sebuah buku yang mengajak kita untuk berhenti sejenak dan merenung.

Buku berjudul “Tentang Pendidikan dan Masa Depan Islam” ini bukan sekadar kumpulan teori, melainkan sebuah refleksi kritis yang mendalam. Ditulis dengan gaya bahasa yang argumentatif namun mudah dicerna, karya ini mengupas tuntas bagaimana seharusnya pendidikan Islam mengambil peran strategis di zaman sekarang.

Sofian Hadi, yang merupakan dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cordova, menuangkan keprihatinannya terhadap sistem pendidikan yang cenderung pragmatis. Menurutnya, pendidikan modern terlalu fokus mencetak tenaga kerja siap pakai, namun abai dalam membangun manusia yang utuh—insan yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga mulia hatinya.

“Pendidikan seharusnya bukan hanya membentuk kecakapan teknis, tetapi juga membangun keutuhan pribadi dan masyarakat yang berakar pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam),” ungkap Sofian Hadi saat menjelaskan motivasi di balik penulisan bukunya, Rabu (03/07/2025).
Mengapa Buku Ini Penting di Tengah Arus Modernisasi?

Zaman digital membawa kemudahan sekaligus tantangan. Informasi melimpah, teknologi berkembang pesat, tetapi krisis moral, hoaks, dan radikalisme juga ikut mengintai generasi muda. Buku ini hadir sebagai jawaban atas pertanyaan besar: Bagaimana pendidikan Islam bisa menjadi benteng sekaligus kompas di tengah badai perubahan?

Sofian Hadi (penulis buku)

Karya ini menyoroti beberapa masalah fundamental:

Kesenjangan antara Ilmu dan Akhlak: Banyak orang pintar, tetapi tidak sedikit yang kecerdasannya digunakan untuk hal-hal yang merugikan. Buku ini menekankan pentingnya integrasi antara penguasaan ilmu pengetahuan (intelektual) dan pembinaan karakter (spiritual).
Pendidikan yang Kehilangan Arah: Ketika tujuan pendidikan hanya diukur dari nilai ujian dan kemudahan mendapat pekerjaan, ia kehilangan esensi sejatinya, yaitu memanusiakan manusia.
Relevansi Ajaran Islam: Buku ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti keadilan, toleransi, dan keseimbangan sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman, mulai dari isu lingkungan hingga krisis kemanusiaan.

Apa Saja Gagasan Utama dalam Buku Ini?
Melalui pendekatan multidisipliner, Sofian Hadi tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan gagasan-gagasan solutif yang bisa diterapkan oleh para pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan. Berikut adalah beberapa poin penting yang diulas dalam buku ini:
1. Pendidikan Berbasis Karakter sebagai Fondasi Utama
Buku ini menegaskan bahwa pendidikan karakter bukanlah pelajaran tambahan, melainkan ruh dari seluruh proses belajar-mengajar. Tujuannya adalah membentuk generasi yang memiliki integritas, jujur, bertanggung jawab, dan berempati.
2. Keseimbangan antara Intelektual dan Spiritualitas
Generasi masa depan Islam haruslah sosok yang menguasai sains dan teknologi, tetapi hatinya tetap terhubung dengan Tuhan. Buku ini menguraikan strategi bagaimana kurikulum pendidikan dapat dirancang untuk mencapai keseimbangan emas ini.
3. Pendidikan Inklusif dan Visioner
Islam mengajarkan untuk merangkul perbedaan. Pendidikan Islam yang ideal, menurut buku ini, adalah pendidikan yang terbuka, inklusif, dan mampu menyiapkan peserta didik untuk menjadi warga dunia yang kontributif, tanpa kehilangan identitas keislamannya.
4. Peran Strategis Pendidik sebagai Teladan
Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik dan teladan (uswatun hasanah). Buku ini mengupas bagaimana peran guru harus diperkuat sebagai agen perubahan yang menanamkan nilai-nilai luhur melalui sikap dan perbuatan sehari-hari.

Apresiasi dan Harapan dari Civitas Akademika
Penerbitan buku “Tentang Pendidikan dan Masa Depan Islam” mendapat sambutan hangat dari lingkungan Universitas Cordova. Karya ini dianggap sejalan dengan visi kampus untuk terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi nyata bagi khazanah intelektual, baik di tingkat nasional maupun global.


Pihak universitas berharap, terbitnya buku ini dapat memantik diskusi yang lebih luas mengenai arah pendidikan Islam di Indonesia serta menginspirasi dosen dan mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dapatkan Buku Ini dan Jadilah Bagian dari Perubahan!

Bagi Anda para pendidik, mahasiswa, orang tua, atau siapa pun yang peduli dengan masa depan generasi bangsa, buku ini adalah referensi penting yang layak untuk dibaca dan didiskusikan.
Buku “Tentang Pendidikan dan Masa Depan Islam” sudah tersedia dan dapat dibeli di Almart. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan wawasan baru yang mencerahkan.

Mari bersama-sama kita wujudkan sistem pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memuliakan.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *